Blog ini boleh berubah...
Tapi cerita tuannya... tidak pernah berubah

[Klik untuk entri semasa]




<< November 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, November 11, 2008
Kupu-kupu



LELAKI pengecup mawar itu membayangkan
bibir kekasihnya yang membisikkan sebuah rahasia
dan dia pun menjelma jadi kupu-kupu buta sehingga
ia hanya membayangkan gairah warna dari sejuk
embun yang membekas di lembar-lembar mahkota
yang gugur seperti kata yang gagal diucapkannya
dan ada yang masih ingin disentuhkannya pada kelopak
yang tersisa tetapi angin telah menunggunya di luar
taman dan dia pun ikhlas menjauh meski ingin sekali
ia memberanikan diri mengucapkan sebuah janji yang
sudah lama ia persiapkan.

Hasan Aspahani










Posted at 09:36 pm by barambang

Mardhiah
January 12, 2009   08:31 AM PST
 
How sad, angin memang jahat! :) Kenapa tak lawan aje angin tu?
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry